Tanjung Bonai Aur, Rabu 15 Juli 2026 – Dalam rangka membentuk budaya hidup sehat di lingkungan pesantren, Pondok Pesantren Tanboa Madani MN menghadirkan Kepala Puskesmas Kumanis Ibu Afriyeni, S.Tr, Keb sebagai narasumber pada kegiatan Matasantri Baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini mengangkat tema Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai bekal bagi para santri dalam menjalani kehidupan di asrama.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri baru tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam penyampaiannya, Kepala Puskesmas menjelaskan pentingnya menerapkan PHBS sebagai upaya menjaga kesehatan diri, mencegah penularan penyakit, serta menciptakan lingkungan pesantren yang bersih, sehat, dan nyaman. Materi yang disampaikan meliputi kebiasaan mencuci tangan dengan sabun pada waktu yang tepat, menjaga kebersihan diri dan pakaian, menjaga kebersihan kamar asrama dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, menggunakan jamban yang bersih, membuang sampah pada tempatnya, serta pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan apabila mengalami keluhan penyakit. Selain penyampaian materi, para santri juga diberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit menular yang sering terjadi di lingkungan asrama, seperti influenza, diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pernapasan. Para peserta diajak untuk membiasakan pola hidup sehat sejak hari pertama berada di pesantren.

Ustadz Firman Efendi, S.Pd.I selaku Pimpinan Pondok Pesantren Tanboa Madani MN menyampaikan apresiasi kepada pihak Puskesmas atas kerja sama yang telah terjalin dalam memberikan edukasi kesehatan kepada para santri baru. “Kami berharap materi PHBS ini dapat menjadi bekal bagi seluruh santri untuk membiasakan hidup bersih dan sehat selama berada di pesantren. Lingkungan yang sehat akan mendukung proses belajar, ibadah, dan pembinaan karakter para santri,” ungkap beliau. Melalui kegiatan ini diharapkan para santri memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.

Pondok Pesantren Tanboa Madani MN berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Puskesmas, dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat, aman, dan kondusif bagi proses pendidikan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para santri tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar pola hidup sehat, sehingga kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama. (Firman_f2)