Tanjung Bonai Aur, Jumat 24 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan santri sekaligus mewujudkan lingkungan pesantren yang sehat, UPT Puskesmas Kumanis melaksanakan kegiatan pembinaan kesehatan bagi santri Pondok Pesantren Tanboa Madani MN, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut diikuti oleh para santri dengan penuh antusias. Tim dari Puskesmas Kumanis memberikan edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pencegahan penyakit menular, serta pentingnya pola makan bergizi dan aktivitas fisik yang seimbang. Pembinaan kesehatan seperti ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Tanboa Madani MN menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Kumanis atas perhatian dan komitmennya dalam mendukung kesehatan para santri. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang keberhasilan proses belajar dan pembinaan karakter di pesantren.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para santri semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, sehingga dapat menjalankan aktivitas belajar, ibadah, dan kehidupan sehari-hari dengan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Kumanis menjelaskan bahwa pembinaan kesehatan di lingkungan pesantren merupakan bagian dari sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dengan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda yang sehat, mandiri, dan berperilaku hidup bersih serta sehat. Edukasi kepada santri juga diharapkan mampu menumbuhkan kader-kader kesehatan yang dapat menjadi teladan bagi teman-temannya di lingkungan pesantren.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Para santri tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pondok Pesantren Tanboa Madani MN dan Puskesmas Kumanis berharap kerja sama di bidang kesehatan dapat terus berlanjut sebagai langkah nyata dalam menciptakan pesantren yang sehat, nyaman, dan melahirkan generasi Qurani yang berprestasi serta peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. ( F-2 )