Tanjung Bonai Aur – Pondok Pesantren Tanboa Madani MN secara resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Santri (Matasantri) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui prosesi pelepasan kokarde yang berlangsung dengan penuh khidmat. Pelepasan kokarde menjadi simbol berakhirnya masa pengenalan lingkungan pesantren sekaligus dimulainya kehidupan santri sebagai bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Tanboa Madani MN.

Prosesi pelepasan kokarde dilakukan oleh Wakil pimpinan pesantren Ustadz Fikri Hambrullah, S.Pd di hadapan seluruh santri baru, dewan guru, pembina asrama, serta panitia Matasantri. Dengan dilepasnya kokarde yang selama masa orientasi dikenakan oleh para santri, mereka dinyatakan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembinaan awal yang meliputi pengenalan tata tertib, budaya pesantren, pembiasaan ibadah, hidup bersih dan sehat, latihan kedisiplinan, serta pembinaan karakter.

Dalam sambutannya, Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Tanboa Madani MN menyampaikan bahwa berakhirnya Matasantri bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal perjalanan panjang dalam menuntut ilmu dan membentuk akhlak mulia.

“Hari ini kalian bukan lagi tamu di pesantren, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Tanboa Madani MN. Jadikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama Matasantri sebagai bekal untuk menjadi santri yang disiplin, berakhlak, mandiri, dan cinta Al-Qur’an.”

Beliau juga mengingatkan seluruh santri agar senantiasa menjaga semangat belajar, menaati seluruh peraturan pesantren, menghormati guru, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan asrama maupun sekolah.

Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti prosesi penutupan. Para santri mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sebagai bentuk komitmen untuk menjalani kehidupan pesantren dengan sungguh-sungguh.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Tanboa Madani MN berharap seluruh santri baru mampu beradaptasi dengan lingkungan pesantren serta siap mengikuti seluruh program pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan pembentukan karakter.

Prosesi pelepasan kokarde menjadi penanda dimulainya babak baru bagi para santri dalam menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Tanboa Madani MN. Dengan semangat kebersamaan, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. ( F-2 )