
Tanjung Bonai Aur – Pondok Pesantren Tanboa Madani MN kembali menghadirkan program penguatan kompetensi santri dengan menggandeng seorang alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, untuk memberikan motivasi sekaligus berbagi pengalaman dalam menguasai bahasa Arab.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri ini berlangsung dengan penuh antusias. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Miftahul Arrahmi, Lc selaku pemateri menyampaikan bahwa bahasa Arab merupakan salah satu kunci utama dalam memahami Al-Qur’an, hadis, serta khazanah keilmuan Islam yang begitu luas. Selain itu, kemampuan berbahasa Arab juga membuka peluang bagi santri untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi Islam terkemuka di dunia, termasuk Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
Dalam penyampaiannya, alumni Al-Azhar tersebut mengajak para santri untuk tidak takut belajar bahasa Arab. Menurutnya, kemampuan berbahasa Arab bukanlah bakat semata, melainkan hasil dari pembiasaan, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus berlatih setiap hari.
“Bahasa Arab adalah bahasa ilmu. Siapa yang ingin mendalami ilmu-ilmu Islam, maka hendaknya mencintai dan membiasakan diri menggunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari. Jangan pernah merasa sulit, karena setiap usaha yang dilakukan dengan istiqamah akan membuahkan hasil,” pesannya di hadapan para santri.
Pimpinan Ponpes Tanboa Madani MN menyampaikan apresiasi atas kesediaan alumni Al-Azhar Mesir untuk berbagi ilmu dan motivasi kepada para santri. Menurutnya, kehadiran narasumber yang memiliki pengalaman belajar langsung di Timur Tengah menjadi inspirasi tersendiri bagi santri agar memiliki cita-cita tinggi dalam menuntut ilmu.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat belajar bahasa Arab di kalangan santri. Semoga kelak lahir generasi Tanboa yang tidak hanya unggul dalam akhlak dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kompetensi bahasa Arab yang baik sehingga siap melanjutkan studi ke perguruan tinggi bertaraf internasional,” ujarnya.
Kegiatan motivasi tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para santri tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar teknik belajar bahasa Arab, pengalaman kuliah di Mesir, serta kiat-kiat meraih kesempatan belajar di Universitas Al-Azhar. Suasana penuh semangat ini diharapkan menjadi awal lahirnya budaya berbahasa Arab yang semakin kuat di lingkungan Pondok Pesantren Tanboa Madani MN. ( F-2 )




